Jumat, 30 November 2018

Bakteri salmonella


Haii teman-teman kali ini saya akan membahas tentang bakteri salmonella, ada yang tau gak sih salmonella it apa...
Salmonella adalah suatu genus bakteri enterobakteria gram-negatif berbentuk tongkat yang menyebabkan tifoid, paratifod, dan penyakit foodborne. Spesies-spesies Salmonella dapat bergerak bebas dan menghasilkan hidrogen sulfida. Salmonella dinamai dari Daniel Edward Salmon, ahli patologi Amerika, walaupun sebenarnya,ada juga rekannya Theobald Smith (yang terkenal akan hasilnya pada anafilaksis) yang pertama kali menemukan bakterium tahun 1885 pada tubuh babi.
 
Berkas:SalmonellaNIAID.jpg

Disini saya akan membahas bakteri salmonella yang terdapat pada telur ayam setengah matang yhh
Bakteri Salmonella bisa terdapat pada bagian luar (kulit) atau bagian dalam telur. Kondisi ini menjadikan telur yang berbentuk, berbau, atau terasa normal dapat saja mengandung bakteri Salmonella.
Bahayanya telur setengah matang yaitu: Beberapa kelompok orang lebih berisiko mengalami infeksi bakteri Salmonella dari telur setengah matang, antara lain ibu hamil, bayi dan balita, orang lanjut usia, dan orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah.
Orang yang mengalami infeksi bakteri Salmonella dapat mengalami gejala-gejala berupa sakit perut, diare, mual muntah, demam tinggi, sakit kepala, serta adanya darah pada tinja. Gejala ini dapat berlangsung 4-7 hari, namun beberapa orang dapat mengalami gejala lebih lama, berupa demam dan diare yang berkelanjutan. Akibat paling buruk dari infeksi ini adalah demam tifoid atau tifus, yang dapat menyebabkan kematian jika tidak segera ditangani.
Cara mencegah infeksi bakteri salmonella yaitu dengan cara pemberian vaksinasi kepada ayam, sehingga tetap aman walau Anda mengkonsumsi telur setengah matang. Namun selama Anda belum dapat memastikan keamanan telur tersebut, disarankan untuk memasak telur hingga matang.
Selain diolah sendiri, telur setengah matang juga banyak terdapat di dalam produk siap santap, seperti mayonnaise, kue meringue, tiramisu, es krim, dan saus salad. Jika makanan-makanan ini Anda buat sendiri di rumah, upayakan untuk menggunakan telur terpasteurisasi, yang banyak tersedia di supermarket. Pasteurisasi adalah proses pemanasan dengan suhu tinggi untuk membunuh bakteri.
Tempat Bakteri Salmonella adalah bakteri yang sudah dikenal banyak orang lantaran sering menjadi penyebab dari berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan pencernaan. Ketika bakteri ini sudah masuk ke tubuh seseorang, maka akibatnya akan terjadi demam, penyebab diare pada anak, dan bahkan hingga kematian. Jadi waspadalah Anda, karena bakteri ini bisa ditemukan di banyak tempat.

Di mana saja Salmonella bisa ditemukan? Inilah beberapa lokasi tempat bersarangnya Salmonella yang umum:

1. Pada saluran pencernaan hewan seperti ayam, babi, dan juga sapi, serta hewan-hewan peliharaan. Jika dibiarkan, maka bakteri ini bisa masuk ke dalam tubuh manusia.
2. Pada makanan mentah yang tak dicuci dengan bersih, termasuk di daging dan juga telur hewan.
3. Di tanah dan juga air yang terkontaminasi dengan bakteri dari hewan-hewan tersebut, yang kemudian ditransfer ke manusia.
4. Di tinja dan urine yang dihasilkan manusia serta hewan yang sehat ataupun yang sakit.
5. Di tempat-tempat yang memiliki suhu hangat, membuatnya bisa tumbuh dengan subur terutama di musim panas .

Mengingat bahwa
bakteri Salmonella sangat mudah tersebar di udara dan masuk ke dalam tubuh lantaran banyaknya tempat dimana bakteri ini bisa bersarang, maka sebelum Anda makan atau memasak, Anda harus mencuci tangan dan membersihkan bahan-bahan makanan dengan teliti. Jangan sampai ada bakteri ini yang masih menyangkut di makanan yang akan Anda konsumsi, karena bisa menyebabkan berbagai komplikasi penyakit.

Mungkin ini saja yang dapat saya sampaikan, mungkin sedikit saran dari saya  usahakan kalian memasak makanan yang ingin kalian makan itu benar benar masak yah teman teman agar mengurangi resiko terkenanya bakteri salmonella,terimakasih
DAFTAR PUSTAKA